Ringkasan Buku The Magic of Thinking Big

The Magic of Thinking Big merupakan buku oleh David J. Schwartz, PhD. Buku ini mengajak pembaca untuk berpikir "Besar" sehingga dapat mencapai kesuksesan. Kesuksesan tidak ditentukan oleh ukuran otak melainkan ukuran pikiran seseorang. Melalui buku ini, David J. Schwartz memberikan contoh-contoh kasus yang membuktikan bahwa ukuran akun bank, kebahagiaan, dan kepuasan seseorang ditentukan oleh ukuran pikirannya.

Contoh-contoh kasus pada buku ini diambil dari pengalaman Beliau, namun Saya tidak dapat menuliskannya pada artikel ini karena jika ditulis akan sangat panjang. Pada artikel ini Saya hanya akan menulis poin-poin yang menurut saya penting ya, jika teman-teman penasaran -semoga demikian- silakan membaca bukunya.

Buku ini memiliki 13 Bab, silakan klik untuk langsung menuju bagian yang diinginkan:

Konten
  1. Believe You Can Succeed and You Will
  2. Cure Yourself of Excusitis, The Failure Disease
  3. Build Confidence and Destroy Fear
  4. How to Think Big
  5. How to Think and Dream Creatively
  6. You Are What You Think You Are
  7. Manage Your Environtment: Go First Class
  8. Make Your Attitudes Your Allies
  9. Think Right Toward People
  10. Get the Action Habit
  11. How to Turn Defeat into Victory
  12. Use Goals to Help You Grow
  13. How To Think Like A Leader

1 Believe You Can Succeed and You Will

Bab pertama The Magic of Thinking Big dimulai dari definisi kesuksesan. Sukses memiliki banyak arti positif seperti kelimpahan harta, penghormatan, kebebasan, menghargai diri sendiri, dan kemenangan.

"Percayalah kamu dapat memindahkan gunung dan kamu dapat melakukannya". Orang sering bingung membedakan "angan-angan" dengan "percaya". Seseorang berangan-angan memindahkan gunung dengan berkata, "gunung, pindahlah", angan-angan tersebut tidak akan terjadi. Namun, kamu dapat memindahkan gunung dengan percaya, kamu dapat mencapai kesuksesan dengan percaya bahwa kamu bisa sukses.

Percaya bekerja dengan cara membangun perilaku positif, menghasilkan kekuatan, kemampuan, dan energi yang diperlukan untuk melakukan tindakan. Saat kamu percaya "Saya dapat melakukannya", maka kamu akan menemukan bagaimana cara melakukannya.

David memberikan contoh seorang penjual mobile-homes dan perusahaan kecil yang mendapatkan proyek besar karena percaya dapat melakukannya. Ia juga memberikan contoh dalam penjelajahan luar angkasa. Penjelajahan luar angkasa sekarang ini dapat dicapai karena ilmuwan percaya bahwa luar angkasa dapat ditaklukkan. Tanpa adanya kepercayaan bahwa luar angkasa dapat ditaklukkan, ilmuwan tidak akan memiliki keberanian, ketertarikan dan antusiasme untuk melanjutkan penelitiannya.

Tidak percaya adalah kekuatan negatif, saat pikiran tidak percaya atau ragu, pikiran akan menarik "alasan" untuk mendukung ketidakpercayaan tersebut. Jika kamu ragu dan tidak percaya, maka pikiran bawah sadar akan tidak menginginkan kesuksesan sehingga kamu akan mengalami kegagalan. Think doubt and fail, think victory and succeed.

Percayalah bahwa kamu akan sukses dan hal-hal baik akan mulai terjadi. Berikanlah afirmasi positif dengan berkata positif supaya hal-hal positiflah yang terjadi.

Tiga hal untuk mendapatkan dan menguatkan kekuatan percaya:
  1. Berpikir sukses, jangan berpikir gagal. Saat menghadapi situasi sulit berpikirlah, "Saya akan menang" bukan "Saya mungkin akan kalah", "Saya dapat melakukannya" bukan "Saya tidak bisa".
  2. Ingatkanlah dirimu secara rutin bahwa dirimu lebih baik daripada yang kamu pikirkan. Orang sukses adalah orang biasa yang mengembangkan kepercayaan pada dirinya dan apa yang mereka kerjakan. Never sell yourself short.
  3. Believe Big. Ukuran kesuksesanmu ditentukan oleh ukuran percayamu. Pikirkanlah goals yang besar dan capailah kesuksesan.

2 Cure Yourself of Excusitis, The Failure Disease

Bab kedua  The Magic of Thinking Big memberitahukan kepada kita bahwa orang yang tidak-sukses menderita penyakit yang mematikan pikiran yang disebut excusitis (membuat banyak alasan). Jika kamu mempelajari lebih dalam, maka kamu akan menemukan bahwa semakin sukses seseorang semakin kecil kecenderungan untuk membuat alasan. Tetapi seseorang yang stagnan dan tidak kemana-mana dalam hidupnya selalu memiliki segudang alasan (alasan mengapa mereka tidak memiliki, tidak melakukan, tidak bisa, dll).

Seperti penyakit pada umumnya, jika tidak ditangani dengan serius, excusitis akan semakin parah. Orang yang membuat alasan demi alasan, maka hal akan tertanam di alam bawah sadarnya.

Empat bentuk umum excusitis yaitu :
  1. Health excusitis. Kondisi kesehatan sering dijadikan alasan, pada bagian ini David memberikan contoh dua orang yang dapat dibandingkan dari cara berpikirnya mengenai kesehatan dan hasil yang didapatkan berbeda jauh.
  2. Intelligence excusitis. Dua kesalahan dasar manusia dalam menghargai otak kita yaitu merendahkan kemampuan diri sendiri dan melebih-lebihkan kemampuan orang lain. Selain itu, gunakanlah otak untuk berpikir daripada hanya digunakan sebagai gudang informasi (pelajaran dari Einstein dan Henry Ford).
  3. Too old or too young excusitis
  4. Bad Luck excusitis
Penyembuh excusitis yaitu :
  1. Cure for health excusitis : jangan membicarakan bad-health karena biasanya akan semakin buruk dan orang akan bosan mendengarnya, jangan mengkhawatirkan kesehatanmu, bersyukur akan kesehatanmu, dan nikmatilah hidup.
  2. Cure for intelligence excusitis : jangan merendahkan kepintaranmu sendiri dan melebih-lebihkan orang lain, ingatlah bahwa attitude-terhadap-intelligence lebih penting daripada intelligence, ingatlah bahwa kemampuan berpikir lebih penting daripada kemampuan mengingat fakta (gunakan pikiranmu untuk menciptakan dan mengembangkan ide baru yang mempermudah suatu pekerjaan)
  3. Cure for too old or too young excusitis : melihat umur secara positif, hitunglah waktu produktif yang masih tersisa, lakukanlah hal-hal yang ingin kamu lakukan di masa depan.
  4. Cure for bad Luck excusitis : terimalah hukum sebab-akibat, don't be a wishful thinker.

3 Build Confidence and Destroy Fear

Fear (ketakutan) adalah hal yang nyata. Kita harus menyadarinya sebelum menaklukkannya. Ketakutan adalah bentuk infeksi psikologis, kita dapat menyembuhkannya seperti menyembuhkan infeksi tubuh.

Pertama, pahamilah kenyataan bahwa semua kepercayaan diri diperoleh dan dikembangkan. Aksi menyembuhkan ketakutan. Saat kita menghadapi masalah, kita terkungkung dalam lumpur ketakutan sampai kita melakukan action. Hope is start, but hopes need action to win victories.

Dua langkah untuk menyembuhkan ketakutan dan memenangkan kepercayaan diri:
  1. Isolasi ketakutanmu, temukanlah apa yang sesungguhnya kamu takutkan.
  2. Beraksilah, perlu suatu tindakan untuk mengatasi ketakutan.
Dua hal untuk membangun kepercayaan diri yaitu :
  1. Simpanlah hanya memory positif ke dalam otak. Sebelum tidur simpanlah pikiran-pikiran positif ke dalam memory bank (otak), bersyukurlah atas suami/istri, anak, teman, kesehatan, kemenangan, dan capaianmu.
  2. Ambilah hanya pikiran positif dari memory bank-mu. Hancurkanlah pikiran negatif sebelum menjadi mental monster.
Ketakutan terhadap orang lain adalah ketakutan yang besar. Tetapi kamu dapat menaklukkannya jika kamu belajar menempatkan mereka ke dalam perspektif yang sesuai. Ada dua cara untuk melakukannya yaitu:
  1. Dapatkan sudut pandang yang seimbang tentang orang lain. Pertama, orang lain penting. Tetapi ingat bahwa dirimu juga penting.
  2. Kembangkan attitude untuk memahami orang lain.
Melakukan hal yang benar (doing what is right) untuk meningkatkan kepercayaan diri. Saat kita melakukan hal-hal yang sudah kita tahu itu salah, dua hal negatif akan terjadi, pertama kita merasa bersalah dan perasaan bersalah itu menggerogoti kepercayaan diri, kedua, cepat atau lambat orang lain akan melihat turunnya kepercayaan diri kita.

Aksi akan mengubah emosi, bahkan seorang yang pemalu akan dapat menjadi percaya diri dengan melakukan tindakan ini: melakukan jabat tangan yang bersahabat, melihat orang lain secara langsung, dan berkata senang bertemu denganmu.

Latihan untuk membangun kepercayaan diri:

  1. Duduk di bangku depan
  2. Latihan kontak mata
  3. Berjalan 25% lebih cepat
  4. Latihan 'speak up'
  5. Smile big

4 How To Think Big

Pada saat SUKSES menjadi perhatian kita, yang menjadi ukuran bukanlah inch, pound, gelar akademik, atau latar belakang keluarga. Tetapi diukur dengan ukuran pemikiran. Seberapa besar kita berpikir menentukan ukuran capaian-capaian kita.

Pada bab ini David menjelaskan tentang kata-kata bijak 'know thy self', tetapi yang sering terjadi pada kebanyakan orang adalah 'know only thy negative self', hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Namun, pemahaman yang kurang utuh.

Perkataan yang diucapkan oleh seseorang akan 'tergambar' pada pikiran orang lain. Setiap kata-kata ditangkap oleh orang lain dan menjadi gambar di pikiran mereka, dan gambar itulah yang mereka pahami. Gambar yang dibuat itulah yang menentukan reaksi seseorang.

Big thinkers, memiliki spesialisasi dalam membuat 'gambar' yang positif, forward-looking, dan optimistis pada pikiran mereka dan orang lain. Untuk berpikir besar, kita harus menggunakan kata-kata yang menghasilkan gambar yang positif.

Empat cara mengembangkan kosakata 'big thinkers' :
  1. Gunakan kata-kata positif, dan bersemangat untuk mendeskripsikan perasaanmu.
  2. Gunakan kata-kata yang cerah, bersemangat, untuk mendeskripsikan orang lain.
  3. Gunakan kata-kata yang positif untuk menyemangati orang lain.
  4. Gunakan kata-kata positif saat menjelaskan rencana ke orang lain.
5 How to Think And Dream Creatively

Pada buku The Magic of Thinking Big ini, berpikir kreatif adalah menemukan cara baru dan berkembang dalam melakukan sesuatu.

Cara untuk mengembangkan dan menguatkan kemampuan berpikir kreatif :
  1. Percaya suatu hal dapat diselesaikan. 
  2. Jangan biarkan pikiran yang kolot melumpuhkan pikiranmu. Cara supaya tidak terjebak dalam pikiran yang kolot (kaku, tidak berkembang, dan menghalangi pemikiran kreatif), yaitu mau menerima ide-ide baru, be experimental person, menjadi orang yang progresif bukan regresif.
  3. Bertanya setiap hari pada diri sendiri, bagaimana cara melakukan lebih baik?
  4. Bagaimana saya dapat melakukan lebih banyak?
  5. Latihan bertanya dan mendengarkan
  6. Perlebar pemikiran dengan berbaur dengan orang-orang yang memiliki pekerjaan dan hobi yang berbeda.
6 You Are What You Think You Are

Orang lain melihat kita, sama seperti kita melihat diri sendiri. Orang yang merasa dirinya inferior, akan dilihat orang lain sebagai orang inferior. Hal tersebut akan tercermin dari tingkah laku, dan tidak dapat disembunyikan. Demikian juga orang yang melihat dirinya penting, orang lain juga melihatnya sebagai orang penting.

Logikanya seperti ini: bagaimana cara kamu berpikir menentukan tingkah lakumu, tingkah laku menentukan bagaimana orang bereaksi terhadapmu.

Semakin kamu menghargai dirimu, maka orang lain juga semakin menghargaimu.

Sekarang mari kita fokus kepada cara meningkatkan penghargaan kepada diri sendiri (self respect):

A. Penampilan -terlihat penting- akan membantu berpikir penting.
Penampilan itu 'berbicara'. Pastikan penampilanmu 'berkata' positif tentang dirimu.

Berpakaianlah dengan benar karena akan mempengaruhi pikiranmu. Gunakanlah pakaian untuk meningkatkan percaya diri. Seorang profesor pernah berkata, saat akan menghadapi ujian, belilah dasi baru, setrika pakaian, dan sepatu yang mengkilap.

Penampilanmu tidak hanya 'berbicara' kepadamu tetapi juga kepada orang lain. Penampilanmu adalah kesan pertama bagi orang lain. Kesan pertama akan membekas lama dalam pikiran orang lain.

Pertanyaannya, pakaian seperti apa yang seharusnya saya pakai? Karena fokusnya adalah penampilan maka kualitas lebih penting daripada kuantitas. Mengapa demikian?
  1. Bahan yang digunakan akan lebih awet dan terlihat berkualitas.
  2. Apa yang kamu beli akan 'stay in style' lebih lama.
  3. Kamu akan mendapat saran yang lebih baik. Pelayan yang menjual pakaian seharga $200 akan lebih niat menolongmu menemukan pakaian yang cocok daripada pelayan yang menjual pakaian seharga $100.

B. Berpikirlah bahwa pekerjaan yang kamu lakukan penting.
Orang yang berpikir bahwa pekerjaannya penting akan melakukan pekerjaannya secara lebih baik, orang yang melakukan pekerjaan lebih baik akan mendapatkan promosi, dan gaji yang lebih baik.

C. Menjual dirimu kepada dirimu sendiri.
Artinya temukanlah hal terbaik dari dirimu yang dapat kamu lakukan, berbicaralah di depan cermin tentang hal tersebut, lakukan setiap hari.

D. Tanyakanlah dalam setiap situasi 'apa yang dilakukan orang penting dalam situasi seperti ini?'

7 Manage Your Environtment: Go First Class

Makanan bagi otak adalah lingkunganmu - segala hal yang tak terhingga yang mempengaruhi pikiran sadar dan bawah sadarmu.

Lingkungan membentuk diri kita, mulai dari sikap dan kebiasaan. Dan yang lebih penting, bahwa lingkungan membentuk ukuran pemikiran, goals, tingkah laku, dan kepribadian.

Kebanyakan orang dapat dikategorikan menjadi 3 kelompok :
  1. Orang yang sepenuhnya menyerah
  2. Orang yang menyerah sebagian
  3. Orang yang tidak pernah menyerah

Ingatlah, orang yang sering mengatakan padamu bahwa sesuatu hal mustahil biasanya adalah orang yang tidak sukses, opini dari orang semacam ini bisa menjadi racun.

Pemikiran kita banyak dipengaruhi oleh grup dimana kita bergabung. Hati-hatilah dalam menerima nasihat.

Temukanlah teman-teman baru, lingkungan pertemanan yang baru, dan pilihlah lingkungan yang positif. Hindarilah percakapan gosip dan membicakan orang lain. Tetap fokuslah pada hal-hal yang positif.

8 Make Your Attitudes Your Allies

Cara kita berpikir tercermin dalam tindakan dan tingkah laku kita. 

Kita membaca tingkah laku seseorang dari bahasa tubuh, ekspresi, dan nada bicara.

Tumbuhkanlah tiga tingkah laku berikut :
  1. Tumbuhkanlah tingkah laku 'saya aktif, antusias'. Seorang profesor yang mengajar dengan nada datar dan tidak bersemangat akan membuat siswanya bosan. Jadi untuk membuat orang lain antusias, kamu harus menjadi antusias. Antusias itu simpelnya: 'Ada sesuatu yang hebat loh, ini caranya'.
  2. Tumbuhkanlah tingkah laku 'saya penting'. Buatlah orang lain merasa penting maka dirimu juga akan merasa lebih penting. Pujilah orang lain dengan tulus. Panggilah nama seseorang dengan benar.
  3. Tumbuhkanlah tingkah laku melayani. Layanilah orang lain melebihi ekspektasi.

9 Think Right Toward People

Sukses ditentukan oleh dukungan-dukungan dari orang lain. Seorang direktur memerlukan pegawai yang dapat menjalankan perintahnya, seorang salesman bergantung pada orang yang membeli produknya, seorang mahasiswa membutuhkan profesor untuk mengajar, dan politikus membutuhkan suara pendukungnya.

Sepuluh formula yang dilakukan oleh Lyndon Johnson, jauh sebelum Ia menjadi Presiden :
  1. belajar mengingat nama
  2. menjadi orang yang nyaman sehingga tidak ada ketegangan saat bersamamu
  3. menjadi orang santai yang easy going
  4. jangan egois
  5. menjadi orang yang menarik dengan memberikan nilai tambah saat orangblain berinteraksi denganmu
  6. belajar mendapat 'scratchy' elemen dari personalitasmu
  7. berusaha meluruskan kesalahpahaman yang kamu miliki dengan tulus
  8. berlatih menyukai orang lain dengan natural
  9. jangan melewatkan kesempatan untuk mengucapkan selamat atas kesuksesan orang lain atau ucapan belasungkawa kepada orang yang berduka
  10. berikan kekuatan spiritual kepada orang lain

Jangan pernah membeli pertemanan. Memberikan hadiah haruslah dilakukan atas dasar ketulusan, selain itu pemberian hanya sebagai balas budi atau formalitas belaka.

Berinisiatiflah untuk membangun pertemanan. Saat kamu berada pada sebuah perkumpulan, cobalah perhatikan bahwa kehadiran orang yang paling penting adalah orang yang memperkenalkan diri ke orang lain.

10 Get The Action Habit

Cara mengembangkan kebiasaan ini adalah:
  1. Jadilah orang yang aktif, jadilah Doer bukan Don't-er.
  2. Jangan menunggu segala sesuatunya sempurna. Lebih baik memulai mengerjakan maka permasalahan akan mulai teratasi.
  3. Ingatlah bahwa ide saja tidak cukup, tetapi perlu tindakan.
  4. Mulailah 'action' maka ketakutan akan hilang.
  5. Jangan menunggu untuk semangat untuk memulai sesuatu. Mulailah mengerjakan maka akan timbul semangat.
  6. Mulailah sekarang.
  7. Jangan menunggu untuk memulai, tetapi mulailah maka kamu siap.
  8. Berinisiatif.

11 How To Turn Defeat Into Victory

Cara untuk mengubah kekalahan menjadi kemenangan adalah:
  1. Jika kamu mengalami kekalahan, belajarlah dari kekalahan tersebut.
  2. Kritiklah diri sendiri dengan kritik yang membangun.
  3. Jangan menyalahkan keberuntungan
  4. Bereksperimen, membuka peluang untuk hal-hal baru
  5. Mencoba melihat sisi baik dari setiap situasi.

12 Use Goals To Help You Grow

Prinsip untuk bertumbuh adalah:
  1. Visualisasikan secara jelas dirimu 10 tahun dari sekarang.
  2. Tuliskanlah rencana 10 tahun.
  3. Tetapkan tujuan yang lebih dari sekedar keinginan.
  4. Tujuan utamamu akan secara otomatis menentukan tindakan yang kamu lakukan.
  5. Capailah tujuanmu selangkah demi selangkah.
  6. Buatlah tujuan 30 hari.
  7. Temukan jalan lain untuk mencapai tujuan.
  8. Investasi pada diri sendiri.

13 How To Think Like A Leader

Ada 4 prinsip kepemimpinan, yaitu:
  1. Bertukar pikiran dengan orang yang ingin kamu pengaruhi. Melihat melalui sudut pandang orang lain, misalnya penjual baju seharusnya melihat dari kacamata konsumen mengenai selera mereka, bukan melakukan stok baju sesuai keinginan diri sendiri karena seringkali selera pemilik toko bukanlah selera pelanggan. Atau seorang penjual sepatu anak yang harus melihat bagaimana sepatu yang diinginkan anak-anak saat ini.
  2. Memperlakukan orang lain secara manusiawi.
  3. Berpikir progres, percaya progres dan mendorong progres.
  4. Berunding dengan diri sendiri.

In the words of Publilius Syrus:

A wise man will be master of his mind,
A fool will be its slave.

0 Response to "Ringkasan Buku The Magic of Thinking Big"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel